crossorigin="anonymous"> Suami Jemur Baju Apa Gunanya?
Tutur

Suami Jemur Baju Apa Gunanya?

Suami jemur baju apa gunanya?

Menjadi suami tak berarti harus hidup penuh gengsi. Apalagi berhadapan dengan istri. Rasulullah SAW saja sangat senang melakukan hal-hal kecil sendiri dalam rumah. Termasuk membantu pekerjaan istri.

Saya sudah biasa membantu pekerjaan istri. Termasuk menjemur pakaian. Bagi saya itu membahagiakan.

Related Articles

Sebab Rasulullah SAW adalah orang yang paling baik kepada keluarga. Jadi melalui aktivitas ringan itu (jemur baju) semoga saya masuk kategori suami yang sayang pada keluarga.

Jemur Baju Komunikasi Mendayu

Kalau saya menjemur baju ada banyak masalah rumah tangga selesai. Misalnya banyak pasangan bertengkar karena soal komunikasi tidak lancar.

Dengan membantu istri jemur baju, komunikasi kami jadi kian mendayu. Sebab istri sebenarnya hanya butuh perhatian. Dan, itu yang perlu suami berikan.

Perhatian yang paling murah dan ringan dan dapat kita lakukan kapan saja, bantu istri jemur baju. Selesai.

Dengan begitu ketika kembali ke rumah dari tempat jemur baju, biasa istri akan berkata, “Terimakasih suamiku.”

Lalu apa jawaban yang perlu kita sampaikan untuk membalas ucapan terimakasih yang begitu syahdu itu? Anda tahu tentunya.

Depresi Istri Pergi

Kalau kita sebagai suami membantu istri tulus ikhlas karena Allah, tanpa pamrih dan ada maunya, insha Allah itu juga menyelamatkan istri dari depresi.

Sebagai manusia, istri sama dengan suami. Ia berinteraksi dengan keluarga, teman dan tetangga. Pasti ada momen-momen jiwa lelah dan salah sangka, akhirnya menjadi pendiam.

Melihat situasi seperti itu, suami harus turun tangan. Bantu istri segera keluar dari zona buruk itu. Kalau memang yang butuh kita lakukan adalah jemur baju, lakukan saja.

Kata-kata gombal dan rayuan memang perlu. Tapi tindakan membantu istri itu jauh memberikan kekuatan nyata bagi hati dan jiwanya.

Jadi, para suami, jangan gengsi bantu pekerjaan istri. Insha Allah ada banyak maslahat dan manfaat jika suami sayang kepada istri dengan berupaya membantu pekerjaan istri.*

Mas Imam Nawawi_seperti penuturan kolega di Ciawi Bogor

Back to top button