More
    BerandaRelationship2 Cara Menjadi Suami Tangguh yang Mengundang Ridha Allah

    2 Cara Menjadi Suami Tangguh yang Mengundang Ridha Allah

    Menjadi suami tentu memberikan kesempatan setiap pria beramal sholeh begitu banyak nan luas. Hal ini karena suami memiliki tanggung jawab besar akan keluarganya. Dan, hanya suami tangguh yang akan siap mengambil peran itu sampai mengundang ridha Allah.

    Indahnya Islam, seorang pria mendapatkan penjelasan bagaimana bersikap dalam keluarga, sebagai suami.

    Andaikan orang tidak memiliki dan menjadikan Alquran tuntutnan, mungkin laki-laki akan semena-mena terhadap keluarga. Mau apa, otot lebih kuat, kemampuan lebih banyak daripada wanita.

    Namun Islam begitu indah memberikan tuntunan dan panduan kepada seorang suami agar mendapat ridha Allah.

    Suami Wajib Melindungi

    “Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri) karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan (sebagian) nafkah dan hartanya…” (QS. An-Nisa: 34).

    Tafsir Muyassar menerangkan bahwa laki-laki (suami) adalah pemimpin yang wajib menjalankan tugas dengan baik.

    Mulai dari memberi pengarahan terhadap istri, memerhatikan urusan mereka, dan bersikap lemah lembut kepada mereka (istri-istri).

    Dengan demikian, suami tidak boleh kasar, apalagi sampai memukul kepada istri, kecuali telah melampaui batas.

    Memberi Nafkah

    Adapun Ibn Katsir memberikan penjelasan bahwa kata “nafkah” dalam ayat tersebut bermakna mahar, nafkah dan tanggungan. Yang mana semua itu Allah wajibkan kepada para suami.

    Namun demikian para istri tidak berarti punya hak untuk menuntut suami untuk memberikan nafkah diluar batas kemampuan suami.

    Para ulama menyepakati bahwa besarnya kadar makanan, pakaian, tempat tinggal, termasuk khadimat (asisten rumah tangga) mesti sesuai dengan kemampuan suami pada masing-masing negeri.

    Walau demikian, para lelaki yang belum menikah, jangan takut untuk menikah dan kahwatir akan soal rezeki. Karena yang terpenting sebenarnya adalah mindset untuk dapat menjalankan amanah sebagai pemimpin bagi istri. Dan, akhirnya mampu menjadi suami ideal yang mendapat ridha Allah.*

    Mas Imam Nawawi

    Must Read

    spot_img