crossorigin="anonymous"> Depresi Pada Wanita Mengapa Lebih Rentan?
Wanita

Depresi Pada Wanita Mengapa Lebih Rentan?

Depresi telah menjadi masalah dunia. Entah manusia pada negara berkembang maupun negara maju. Namun, wanita dalam teori menjadi pihak yang lebih rentan mengalami depresi. Mengapa?

Hal itu ada beberapa sebab. Mulai dari biologis berupa perubahan hormon. Yaitu hormon estrogen dan hormon progesteron yang membentuk suasana hati.

Kemudian alasan psikologis. Ini boleh jadi karena faktor pendidikan, karir, pernikahan, anak, hingga dinamika dalam rumah tangga. Termasuk rasa takut akan masa depan secara berlebihan. Karena soal finansial, keharmonisan, dan lainnya.

Related Articles

Belum lagi kalau wanita terseret pada pergaulan yang negatif, maka kehamilan pun (yang tidak diharapkan) akan menjadi faktor pemicu depresi.

Dalam kata yang lain, wanita memang harus esktra waspada agar tidak mudah salah pergaulan sehingga mudah terserang depresi.

Bentuk Depresi

Pada wanita depresi itu dapat kita identifikasi melalui beberapa kondisi.

Seperti hilangnya minat beraktivitas seperti biasa. Menjadi sangat emosional. Malas bicara, susah tidur, putus ada dan menyalahkan diri sendiri.

Hal lain juga sangat mungkin karena beban kerja yang menumpuk. Soal dalam mengasuh anak dan urusan pekerjaan serta lingkungan. Sampai akhirnya tidak begitu selera makan.

Suami Harus Redakan Depresi Istri

Dengan demikian depresi pada wanita (dalam hal ini istri) harus juga menjadi pemahaman para lelaki (tepatnya suami).

Suami harus peka, siaga dan mengerti apa yang harus menjadi prioritas ketika istri mengalami ciri-ciri dari kondisi depresi di atas.

Meneladani Rasulullah SAW maka seorang suami harus banyak mencium dan memeluk istri. Berikan kata-kata yang menguatkan hati. Serta ambil beberapa jenis pekerjaan rumah untuk membantunya.

Kemudian lebih dekat dengan anak utamanya dalam mendidik, sehingga relatif anak mudah terkondisi lebih baik, sehingga istri bisa menyimpan sebagian energinya untuk kebutuhan lain.

Sebisa mungkin, suami jangan membebani istri dengan hal-hal yang tidak perlu. Misalnya ketika pulang dari satu tempat atau kantor, usahakan tidak terlalu larut, sehingga mengganggu istirahat istri.

Atasi Depresi dengan Iman

Pada akhirnya kita butuh solusi agar wanita tidak mudah depresi. Solusi terbaik adalah dengan kekuatan iman.

Hidup adalah milik Allah. Terserah Allah menetapkan apa pun dalam kehidupan ini.

Namun yang pasti, Allah tidak mengambil keputusan melainkan kaya akan hikmah, pelajaran dan berkah.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Ia akan menguji atau memberikan musibah kepada mereka.” (HR. Ahmad).

Artinya, tak selamanya situasi sulit atau tak sesuai harapan itu adalah keburukan.

Boleh jadi itu adalah bentuk cinta Allah Ta’ala yang kelak diri akan sadar dan menyadari betapa kesulitan hari ini penting untuk kebaikan masa depan.

Lebih jauh, jangan menyalahkan diri atas keadaan yang tak sesuai harapan. Boleh jadi itu adalah cara Allah Ta’ala mendewasakan hati dan meneguhkan iman dalam hati ini.

Dalam kata yang lain, iman akan mendorong diri berpikir lebih tepat, relevan dan membawa keyakinan akan masa depan lebih baik.

Sebaliknya tanpa iman, manusia akan tertipu oleh keadaan, meski ia sekuat tenaga mengandalkan rasionalitas dalam dirinya.*

Mas Imam Nawawi

Back to top button